Saya sarjana teknik yang nyasar bekerja di bidang keuangan. A blessing in disguise, karena saya jadi melek finansial dan belajar pentingnya mengelola keuangan pribadi.
Butuh waktu hampir satu tahun dan hilangnya beberapa kesempatan penting untuk sadar bahwa saya ini sebenarnya bodoh (eq. boros) dan akibatnya keuangan saya carut marut. Sulit untuk mengakui kondisi ini. Tapi kalo ngga sekarang, selamanya saya ngga akan bisa hidup sejahtera.
Saya bukan ahli. Tulisan yang tertuang di sini adalah pilihan saya dalam mengelola keuangan saya. Jangan percaya begitu saja.
Anda punya saran, pendapat atau kritik? Silahkan berkomentar dan berdiskusi di sini.
Tulisan Terbaru
- Menolak Penawaran Kartu Kredit
- Makan Hemat di Mall
- Perencanaan Dana Pendidikan
- Resolusi 2009
- Belajar Pentingnya Menabung Dari Seorang Pengemis
- Biaya Administrasi Tabungan Udah Ngga Jaman Lagi
- Melangkah Keluar dari Kenyamanan
- PosFin: Juni 2008 (+1,478.42 borz = 12.65%)
- Estimasi Perolehan Cashback Danamon Lebih
- Danamon Lebih: Tabungan Dengan Potensi Imbal Hasil 25%!
