Pengeluaran Tak Terencana
Sebelum menikah, salah satu pos pengeluaran kami yang cukup besar adalah makan di luar. Biasanya diawali dengan acara ‘tak berdosa’ seperti nonton film, beli buku, atau sekedar belanja bulanan. Karena asyik memilih dan melihat-lihat, waktu berjalan tanpa terasa dan tahu-tahu sudah saatnya makan.
Seringkali kami bikin alasan yang ‘membenarkan’ pengeluaran tak terencana ini. “Sekali-kali ngga papa deh…” atau “Bulan ini kan belum boros…” atau “Udah lewat tanggal cetak kartu kredit kok. Jadi bayarnya masih 2 bulan lagi…”. Sounds familiar?
Apapun alasan tersebut, kenyataannya kami akan menambah pengeluaran yang sifatnya non-kebutuhan (a.k.a pemborosan). Walau kami punya anggaran dana rekreasi akhir minggu, seringkali tembus dan membengkak hingga 150%. Dan temen2 tau sendiri, makan berdua di mall ngga cukup dengan selembar 50ribuan saja. Memang idealnya pengeluaran ekstra ini dicegah dengan misalnya makan di rumah sebelum berangkat pergi, namun apa yang harus kita lakukan saat perut udah keroncongan dan ngga bisa diajak kerja sama lagi?
1. Manfaatkan program promosi kartu kredit atau kartu debit Anda
Saatnya mengambil keuntungan dari program promosi kartu kredit atau kartu debit yang Anda miliki. Luangkan waktu sejenak untuk berkeliling di antara deretan restoran ‘calon korban’, dan pelajari program promo yang ditawarkan. Atau, jangan ragu untuk menghubungi Call Center kartu penerbit.
2. Berbagi makanan dan minuman
Sebisa mungkin, kami akan pilih restoran dengan menu tengah. Dengan demikian, makanannya bisa bervariasi dengan jumlah yang cukup untuk berdua. Selain itu, di tempat yang harga minumannya ngga masuk akal, kami suka berhemat berbagi minum atau bawa air mineral sendiri bila memungkinkan.
3. Cari kantin karyawan
Ini alternatif favorit saya. Hampir setiap mall pasti punya kantin karyawan. Tempatnya bersih, murah, dan ngga kalah enak kok sama yang di dalam.
Untuk mencari tempatnya, tinggal tanya satpam setempat!
Untuk makan siang di hari kerja pun saya sering nebeng di kantin mall. Udah dijemput gratis (pakai free shuttle bus mereka), bisa disambi jalan-jalan, perut pun kenyang tanpa pusing mikir harga!
Ada yang punya pengalaman atau masukan mengenai ini? Silahkan berbagi!
Tulisan Terbaru
- Menolak Penawaran Kartu Kredit
- Makan Hemat di Mall
- Perencanaan Dana Pendidikan
- Resolusi 2009
- Belajar Pentingnya Menabung Dari Seorang Pengemis
- Biaya Administrasi Tabungan Udah Ngga Jaman Lagi
- Melangkah Keluar dari Kenyamanan
- PosFin: Juni 2008 (+1,478.42 borz = 12.65%)
- Estimasi Perolehan Cashback Danamon Lebih
- Danamon Lebih: Tabungan Dengan Potensi Imbal Hasil 25%!

Jul 7th, 2009 at 15:17
1. Saya sering ajak temen2 untuk JAHE = Jajan Hemat, biasa tuh kalo udah pengen jajan boros makan pengennya ke mall sambil cuci mata. Tapi tetep harus hemat. Saya biasanya cari resto yang ada pake bersama , misal si resto piz** h*t ada paket hemat berapa orang.
2. Untuk menghemat acara jalan2 bersama suami dan 3 orang anak , biasanya saya bekel makan dan minum dari rumah. Disimpan camilan, atau nasi + nuget, sama beberapa botol air minum. Nanti kalo ga makan di mobil ya makan di tempat mainnya anak-anak. Hehehe…